Membangun Nasionalisme Di Taman Surabaya

 

Seperti sama-sama kita ketahui bersama taman kota mempunyai beragam fungsi dan manfaat. Salah satu fungsi taman, taman berfungsi sebagai tempat rekreasi yang mengandung nilai-nilai edukatif, membangun nasionalisme salah satunya. Taman surabaya sebagai sarana membangun nasionalisme .

—————————–

Taman Apsari

Monumen Gubernur Surya di Taman Apsari

Kehadiran taman surabaya menambah obyek wisata bernuansa alam di kota surabaya. Selain fasilitas bernuansa alam, taman-taman tersebut dilengkapi juga dengan monumen.

Beragam jenis monumen yang berada di taman surabaya, mulai dari monumen yang terkait dengan sejarah atau monumen modern

Sebuah bangunan monumen dibangun sebagai penghargaan terhadap suatu individu atau komunitas tertentu dan mengenang peristiwa sejarah tertentu, atau peristiwa yang dianggap penting.

Dari latar belakang dibangunnya sebuah bangunan monumen, terkandung salah satu peristiwa sejarah. Secara tidak langsung mengajarkan sebuah nilai-nilai kebangsaan, pada akhirnya membangkitkan jiwa nasionalisme. Fasilitas umum berupa monumen mengajarkankan kita tentang sejarah dari kota surabaya atau tokoh tertentu.

Taman surabaya yang dilengkapi fasilitas monumen diantaranya; Taman Ronggolawe, Taman Prestasi, Taman Apsari, Taman Pelangi, Taman Korea, Taman sulawesi  dan Taman Jayengrono.

Bila kita berkunjung ke Taman Ronggolawe kita akan menjumpai Monumen Ronggolawe berbentuk Kuda Jingkrak. Monumen Kuda ini dibangun sebagai bentuk penghargaan kepada pasukan devisi Ronggolawe dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Di Taman Prestasi mempunyai Monumen Hidup Pesawat Bomber. Yang di maksud Monumen hidup yaitu; Kita tidak hanya memandang, tapi juga bisa masuk ke dalam pesawat bomber ini. Monumen ini bentuk penghargaan kepada pejuang dan pahlawan Digantara.  Di harapkan masyarakat termotivasi mengenal dan mencintai Dirgantara.

Taman Apsari berdiri gagah Monumen Gubernur Suryo. Gubernur Pertama jawa timur, salah satu tokoh dalam pertempuran 10 Nopember, pertempuran yang hebat dalam mempertahankan kemerdekaan indonesia.

Masuk taman sulawesi atau taman persahabatan dari arah utara kita akan disambut dengan monumen persahabatan surabaya (Indonesia) dan ghanzu (negara China)

Beda lagi dengan taman jayengrono, taman ini khusus di bangun sebagai penghormatan terdapat arek-arek surabaya dalam pertempuran 10 nopember. Taman Jayengrono memiliki Monumen dan petilasan lokasi wafatnya jendera Mallaby.

Sedangkan Monumen Pelangi dan Monumen Korea, kedua monumen yang terdapat di taman tersebut merupakan monumen modern, mengambarkan semangat  mengisi kemerdekaan. Bentuk kedua monumen tersebut hampir sama yaitu berupa balok. Perbedaanya terletak pada posisi monumen. Monumen Pelangi terdiri dari rangkaian balok dengan posisi dari mulai rebah kemudian berdiri. Sedangkan monumen Korea terdiri dari 2 balok berdiri tegak. Didampingi dua buah bangunan prasasti.

Dalam kesempatan terbatas ini kita tidak membahas panjang lebar tentang nilai pelajaran yang di kandung monumen-monumen tersebut. Terdapat ruang tersendiri untuk membicarakan hal tersebut. Disini kita hanya menunjukan salah satu fungsi taman kota.

Ada baiknya anda membaca monumen-monumen di taman. Di postingan tersebut berisi monumen-monumen yang berdiri di taman surabaya.

Baca Juga

Monumen Monumen Di Taman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: