Taman Jayengrono (Willemsplein)

Taman Jayengrono (Willemsplein)

Jl. Taman Jayengrono, Surabaya

Memorial Park dan Taman Tertua Di Kota Surabaya

Taman Jayengrono

Taman Jayengrono

Setelah tertunda setahun, akhirnya taman jayengrono di kawasan jembatan merah diresmikan pada 31-12-2012 oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, pada pukul 09.00. Nama taman ini di ambil dari nama bupati pertama di surabaya.

Taman jayengrono dibuat untuk mengenang semanggat perjuangan arek-arek surabaya pada pertempuran dahsyat di kawasan jembatan merah.

Luas lahan Taman Surabaya ini seluas 5.300 meter persegi. Terletak dekat dengan terminal jembatan merah, jembatan merah plaza dan gedung-gedung bersejarah, gedung cerutu, gedung internatio, gedung garuda dan lain sebagainya. View bangunan cagar budaya ini merupakan keistimewaan taman jayengrono.

Berada di dalam taman ini kita akan menemukan banyak bangunan kolam dan pilar-pilar yang berdiri berjajar di pinggir taman.

Selain bertujuan untuk memorial park taman kota ini bisa dijadikan alternatif pusat aktifitas warga kota. Disebelah pintu utara terdapat area bermain anak-anak, berupa kolam pasir dan dua jalur pijat refleksi, di antara dua kolam. Jalur pijat refleksi ini berada jalur masuk pintu masuk timur.

Memorial Park

Selain penandatangan prasasti oleh Walikota. Acara peresmian Taman jayengrono juga diwarnai pembubuhan cap tangan oleh 15 pejuang kemerdekaan. Kelima belas veteran itu adalah Hartoyik, Heroe Soewandi, Damis, Soenardi, Amari, Datim, Moch Awie, Mudjiono, Soedjito, Ismoenandar, April Soeratdibyo, Karsono, Abdul Fatah, Murdi Saiman dan Gunarso Slamet. Menurut Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota surabaya , Hartoyik, pejuang yang membubuhkan cap tanggan tersebut merupakan beberapa diantara sekian pelaku sejarah yang ada di kota Pahlawan.

Papan petunjuk spot Mallaby

Papan petunjuk spot Mallaby

Di Taman Jayengrono nantinya juga  akan di tambahkan replika mobil milik Mallaby di atas spot Mallaby. Di lokasi inilah Jenderal Besar asal Imggris Brigjend A.W.S. Mallaby tewas pada 30 aktober 1945, setelah di lempar granat oleh pejuang hingga menyulut pertempuran 10 Nopember 1945.

Di Titik tersebut tersebut terdapat rancangan pola lantai tidak beraturan yang    mengambarkan ledakan hebat yang menewaskan Brigjend A.W.S. Mallaby

Selain itu spot Mallaby juga akan ada selasar perjuangan dengan dinding-dinding di sisi kiri dan kanan. Dinding itu bisa di jumpai cerita berbentuk ornamen berupa relief.

Dekat pintu masuk arah selatan dipasang kelompok tonggak bambung runcing berwarna kuning yang di tempatkan di 3 area taman kecil yang berbeda. Masing-masing berjumlah 10 buah, 11 buah dan 45 buah, yang mereprentasikan 10 Nopember 1945.

Taman jayengrono Taman Tertua Di Surabaya

Taman Jayengrono berdiri dekat kantor residen Surabaya, saat ini sudah dirobohkan. Lokasi kantor residen surabaya tepat di mulut jembatan merah. Taman jayengrono sendiri terletak di jalan Heerenstraat dan Willemsplein, maka sebutan lain taman ini, taman willemplein. Sekarang jalan tersebut berubah nama menjadi jalan Taman Jayengrono

Keberadaan taman ini erat dengan kantor keresidenan. Dulunya terletak di depan taman, di mana kantor residen ini dibangun ini pada masa pemerintahan Daendels (1808-1811), diduga taman ini sudah ada sejak abab ke XIX, maka taman kota ini taman tertua diantara taman-taman surabaya yang lain. (sumber brosur surabaya heritage track map, house of sampoerna).

Video Taman  Jayengrono

Obyek Wisata Sekitar Taman Jayengrono.

Gedung Internatio

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: